DPP GMNI 2025-2028 Resmi Dikukuhkan, Teguhkan Komitmen Marhaenisme
DPP GMNI 2025-2028 resmi dikukuhkan dalam prosesi penuh makna. Ketua Umum Sujahri Somar tegaskan komitmen ideologis kader pada nilai-nilai Marhaenisme.
GMNIUNIVERSE.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi mengukuhkan jajaran pengurus DPP GMNI 2025-2028 dalam prosesi yang ditandai dengan pembacaan ikrar Prasetya Korps GMNI. Upacara ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum terpilih, Sujahri Somar, dan diikuti seluruh jajaran pengurus baru.
GMNI Lahir dari Kegelisahan Zaman, Bukan Kenyamanan
Dalam sambutannya, Sujahri mengajak seluruh kader untuk kembali merefleksikan akar sejarah organisasi — bukan sekadar nostalgia, melainkan untuk mempertegas tanggung jawab ideologis yang melekat pada setiap kader.
Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan bangsa bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan buah dari pengorbanan besar para pendahulu. Dari kegelisahan atas kondisi zaman itulah mahasiswa dipanggil sejarah, dan dari panggilan itulah GMNI berdiri.
Amanah Kader DPP GMNI 2025-2028 kepada Rakyat
Sujahri menegaskan bahwa menjadi kader GMNI berarti menyadari bahwa ilmu dan kesempatan sebagai mahasiswa adalah amanah — bukan keistimewaan pribadi, melainkan tanggung jawab kepada rakyat. GMNI, tegasnya, tidak sekadar membangun barisan massa, melainkan membentuk manusia yang berpikir kritis dan berpihak pada realitas sosial.
Momentum Konsolidasi dan Peneguhan Marhaenisme
Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi di seluruh tingkatan. Lebih dari itu, kepengurusan baru ini menjadi peneguhan komitmen untuk kembali pada nilai-nilai Marhaenisme — ideologi yang berakar dari kehidupan rakyat kecil yang kerap terpinggirkan.
